HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN GIZI IBU TINGKAT KECUKUPAN ENERGI DAN PROTEIN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI KELURAHAN PASARBATANG KECAMATAN BREBES

  • Findhy Dwita Kumala

Abstract

Anak usia bawah lima tahun merupakan masa tumbuh kembang dan merupakan golongan rawan masalah kekurangan energi dan protein. Pendidikan dan pengetahuan gizi ibu mempunyai pengaruh dalam konsumsi makanan keluarga. Sebagian besar masalah gizi buruk dapat dihindari jika ibu memiliki pengetahuan gizi dan pengaturan makanan anak yang baik. Prevalensi gizi gizi buruk di Kelurahan Pasarbatang yaitu 0,29% sedangkan gizi kurang yaitu 6,23%. Jumlah ini termasuk paling banyak di Kecamatan Brebes. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi ibu, asupan energi dan protein pada anak usia 12 – 59 bulan di Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes. Penelitian ini masuk dalam penelitian eksplanatif karena menjelaskan hubungan antara 2 variabel atau lebih. Dengan sampel penelitian adalah anak usia 12 – 59 bulan yang berjumlah 45 anak. Menggunakan uji chi-square jika jumlah sel yang memiliki nilai expected value <5 tidak lebih dari 20% dan jika lebih dari 20% akan menggunakan uji fisher exact. Dengan pengambilan keputusan jika p value < 0,05 artinya ada hubungan yang bermakna antar variabel. Kemudian diuji keeratan hubungan menggunakan koefisien kontingensi. Dari hasil penelitian pengetahuan gizi baik yaitu sebanyak 27 orang (60 %), hubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita dengan nilai p = 0,43 > 0,05 berarti tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita. Sedangkan hubungan antara tingkat kecukupan energi dengan status gizi balita dengan nilai p = 0,00 < 0,05 berarti ada hubungan antara tingkat kecukupan energi dengan status gizi balita. Dan hubungan antara tingkat kecukupan protein dengan status gizi balita dengan nilai p = 0,007 < 5 berarti ada hubungan antara tingkat kecukupan protein dengan status gizi balita. Dengan hasil tersebut maka untuk ibu balita dengan status gizi balita dan asupan baik sebaiknya mempertahankannya, sedangkan untuk balita dengan statis gizi dan asupan yang kurang diharapkan meningkatkan asupan makan supaya menjadi lebih baik. Untuk tenaga kesehatan sebaiknya dilakukan penyuluhan secara berkala dengan sasaran utama ibu balita dengan status gizi tidak normal.

Kata Kunci: Gizi Ibu, Protein dan Gizi Anak

Published
Jul 10, 2018
How to Cite
KUMALA, Findhy Dwita. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN GIZI IBU TINGKAT KECUKUPAN ENERGI DAN PROTEIN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI KELURAHAN PASARBATANG KECAMATAN BREBES. Jurnal UMUS Brebes, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 28-47, july 2018. ISSN 2442-3432. Available at: <http://ejournal.umus.ac.id/index.php/jurnal/article/view/7>. Date accessed: 16 july 2018.